5 Aliran Sexs Bebas Yang Mengatas Namakan Agama


Siapa sangka indonesia kian gencar dengan berita-berita yang beredar di media sosial mengenai agama yang menyimpang ini, aliran inimemperbolehkan umatnya mengadakan ritual seks bebas, bersama-sama, sebagai syarat untuk memuja Tuhannya. Akhir-akhir ini juga beredar bahwa adanya seks bebas di kalangan PNS bandung bahkan ada surat edaran yang memerintahkan untuk melakukan seks bebas di tempat yang sudah di temtukan, ironisnya serat edaran ini telah di tanda tangani salah satu pejabat di kota Bandung.

namun kebenaran akan adanya surat edaran tersebut belum bisa di pastikan dan ada kemungkinan surat tersebut palsu yang sengaja di buat oleh oknum-oknum tertentu. Tahukah kalian bahwa aliran seks bebas pernah ada sebelumnya yang lebih hinanya lagi mereka melakukan seks bebas megatas namakan Agama yang beraliran sesat.

Singgahaninfo.blogspot.com telah merangkumnya dalam artikel ini, apa saja aliram seks bebas yang mengatas namakan agama tersebut, baca dengan seksama ya !!!

1. Aliran Hakekok di Banten
Kesesatan aliran ini terungkap di pertengahan tahun 2009 silam. ketua MUI banten KH.Aminudin Ibrohim yang menyatakan bahwa aliran ini menyimpang dari agama Islam, oleh karena itu MUI banten mendesak Badan Koordinasi Penganut Aliran Kepercayaan Masyarakat segera bertidak tegas.

Aliran Hakeok di pandeglang banten ini adalah variasi ilmu tasawuf dan ritual menyimpang, mengapa karena tata cara ibadah mereka di lakukan di tempat gelap. selain itu laki-laki dan perempuan yang belum menikah di perbolehkan melakukan hubungan badan.

2. Children Of God (COG)
Ajaran ini pernah marak di bandung, jakarta dan kota yang lainnya. konon aliran ini masih aktif dan selalu berpindah-pindah ritual ajaran ini membolehkan adanya Sex bebas, sebagai bentuk kasih terhadap Tuhan. Salah satu ajaran sesat klompok ini adalah Yesus diyakini sebagai hasil hubungan seks antara Allah dan Mariam. Pencetus aliran hina ini adalah David Berg di Huntington Beach pada tahun 1968.

3. Ajaran Ben Titisan Syekh Malik di Majalengka
Been yang aslinya berasal dari Jatiwangi mengaku sebagai titisan Syekh Malik. saat ini ben tinggal di wanajaya, Kasokandel dan memilki pengikut sekitar 20 orang yang sebagian adalah warga sekitar Ajaran Ben ini memperbolehkan anggotanya menikahi wanita yang telelah memiliki suami, dan mealkukan ritual-ritual sesat lainya, kasus ini telah di selidiki oleh MUI kecamatan kasokandel, camat dan kapolsek setempat.

4. Satria Piningit Weteng Buwono
Agus Iman Solihin mendirikan aliran satrio piningit weteng buwono pada tahun 2002. Agus mengajarkan kepada pengikutnya untuk meninggalkan Sholat,Puasa, menggugurkan rukun islam, danmenjalankan hubungan seksual sesama pasangannya secara bersama-sama dalam satu ruangan . Agus juga mengaku sebagai Imam Mahdi.

Pedepokan Agus di perumnas III Bekasi Timur. Setelah di usir oleh warga, pedepokan kemudian pindah ke Kebagusan, Pasar minggu, Jakarta Selatan. setelah mengadakan rapat dengan kejari, kepolisian, kodim dan beberapa instasi lainnya, Bakorpakem memutuskan ajaran satrio piningit weteng buwono menyimpang.

5. Aliran “Surga Adn” di Cirebon
Pimpinan aliran sesat ini bernama “Ahmad Tantowi”. dia di tangkap bersama 8 pengikut lainnya oleh Reskrim Polda Jawa Barat kerena menyebarkan ajaran sesat pada tahun 2010 lalu. Aliran sesat ini memeng membahayak anak-anak muda saat ini, sebab aliran sesat “Surga Adn” salah satunya mengajarkan pensucian Dossa begi para gadis dengan cara di setubuhi, Dan beberapa kesaksian dari mantan pengikutnya menyebutkan bahwa shalat Lima Waktu bisa di gantikan dengan membangun Rumah singgasana istana tempat tinggal mereka.


Itulah Rangkuman Aliran sexs bebas yang mengatas namakan Agama, saya harapkan para pembaca lebih berhati-hati dengan adanya aliran-aliran yang tidak jelas di sekeliling anda.
kemungkinan aliran ini akan berlanjut hingga akhir zaman tiba.

4 thoughts on “5 Aliran Sexs Bebas Yang Mengatas Namakan Agama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *