Teknologi SSD (Solid State Drive) Pengganti Hard Disk Untuk Media Penyimpanan Data

SSD 

Teknologi SSD (Solid State Drive) Pengganti Hard Disk Untuk Media Penyimpanan Data
Diperkirakan teknologi terbaru ini akan menyingkirkan berbagai macam jenis hardisk yang mayoritas pengguna rumahan. 

Solid State Drive (SSD) adalah media penyimpanan data menggunakan non volatile memory sebagai media dan tidak menggunakan cakram magnetis pada hard disk biasanya melainkan menggunakan dua bongkah Chip yang sudah tertanam.
Berbeda dengan Volatile memory (misalnya Random Access Memory), data yang tersimpan pada SSD tidak akan hilang meskipun daya listrik terputus. SSD saat ini dipadukan pada laptoptipis dan ringan seperti MacBook Air, Ultrabook dan menggantikan posisi harddisk sebagai media penyimpanan.

Secara umum SSD yang tersedia di pasaran memiliki 2 jenis SSD, Yaitu SLC (Single Level Cell) dan MLC (Multi Level Cell). SSD jenis ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. 
SSD yang menggunakan Flash berjenis MLC biasanya di bandrol dengan harga yang murah dibanding SSD Berjenis SLC. SSD berbasis MLC mampu menyimpan data sebesar 3 bit sehingga biaya per Gigabyte lebih murah dibanding SSD jenis SLC.

SSD yang berjenis SLC harganya lebih mahal dibanding SSD jenis MLC , hal ini dikarenakan transfer data yang dilakukan SSD ini lebih tinggi, konsumsi daya lebih rendah sehingga dapat menghemat Batrai laptop serta umur sel memory yang lebih tinggi.

SSD jenis SLC biasanya digunakan untuk keperluan militer, misi luar angkasa namun ada juga yang menjualnya secara komersial, sedangkan SSD jenis MLC sudah banyak kita jumpai dikalangan biasa.

Banyak perusahaan besar yang telah menggunakan Teknologi SSD ini seperti Google, Dropbox,Amazon dan Facebook mereka menggunakannya secara bertahap di server data center mereka.
Perbandingan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *