Mengenal Apa Saja Jenis-jenis Wakaf Produktif

Berbicara mengenai hukum islam memang ada banyak sekali, tak hanya terbatas pada akhlak atau perilaku saja, melainkan juga ada yang berhubungan dengan ekonomi, seperti bagaimana cara membagi warisan hingga mengatur sebuah wakaf. Mungkin tak begitu asing lagi bagi Anda mengenai hal yang satu ini, dimana tak jarang diantara tanah atau bangunan diwakafkan oleh seseorang tertentu untuk tujuan yang baik kepada masyarakat secara umum. Namun jangan salah karena ternyata wakaf tak hanya terbatas pada benda yang tak bergerak saja, melainkan juga ada istilah baru yang dikenal sebagai wakaf produktif.

Seorang wakaf atau mereka yang memberikan wakaf umumnya akan menyampaikan pada salah satu orang tertentu untuk mengurus sebuah barang wakaf diberikan kepada sebuah lembaga sosial atau yang lainnya, pesan ini harus dipenuhi, namun tak bisa dipungkiri bahwa ada sebagian besar masalah yang muncul karena perkara wakaf ini, misalnya saja sengketa dan yang lainnya. itu jika dalam bentuk benda atau barang, namun berbeda jika bentuknya adalah produksi, biasanya adalah sebuah unit usaha atau kegiatan yang bis a menghasilkan surplus.

Donasi nya bisa dalam berbagai bentuk, seperti diantaranya adalah uang, logam mulia atau yang lainnya, nantinya dari benda atau barang yang diwakafkan tersebut bisa Anda gunakan sebagai modal untuk berbisnis atau yang lainnya sehingga menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi lagi. Nilainya akan kian tinggi dan tinggi. Wakaf jenis ini umumnya terbagi atas beberapa jenis, diantaranya adalah:

  1. Wakaf uang, dalam bentuk uang maka wakaf ini dipandang menjadi salah satu solusi untuk membuatnya jauh lebih produktif dan berguna untuk kepentingan orang lain. Uang tak hanya dipakai sebagai alat tukar menukar saja, melainkan lebih dari itu.
  2. Wakaf uang tunai, apa bedanya dengan wakaf uang biasa, tentunya dari segi penyerahan aset yang dilakukan secara langsung kepada pihak yang bersangkutan. Dengan hal ini maka nantinya nilai pokok yang akan diwakafkan tersebut tak akan pernah berkurang, masih tetap utuh karena tak dilakukan melalui perantara.
  3. Sertifikat wakaf tunai, adapun jenis yang lainnya adalah sertifikat, hal ini dapat menyelesaikan sebuah masalah yang sering timbul akibat wakaf ini, seperti diantaranya adalah sengketa sebuah lahan atau bangunan, namun dengan penyerahan sertifikat langsung, maka dari segi nama juga bis a langsung dipindahtangankan.
  4. Wakaf saham, jenis yang lainnya juga bisa dalam bentuk saham, namun juga harus pandai-pandai dalam mengelolanya sehingga bisa jauh lebih berguna kedepannya nanti.

Memberikan wakaf yang bergerak atau jenis produktif ini agaknya jauh lebih bermanfaat dibandingkan dengan jenis yang lainnya, mengingat nantinya barang yang sudah diberikan kepada pihak lain yang lebih membutuhkan akan senantiasa meningkatkan nilai produktif, pahala juga akan selalu mengalir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *