Jadwal Imunisasi Bayi dan Anak Menurut IDI

Hasil gambar untuk imunisasi nutriclub.co.id

Memberikan imunisasi yang lengkap untuk buah hati pasti termasuk dalam program pengasuhan anak yang disusun oleh orang tua manapun di dunia ini. Pemberian imunisasi bertujuan untuk memberikan kekebalan tambahan kepada anak untuk kesehatannya kelak. Untuk itu, orang tua perlu mengetahui jadwal Imunisasi untuk bayi dan anak sesuai tingkatannya. Berikut ini adalah dua belas jadwal imunisasi bayi dan anak-anak beserta waktu pemberiannya:

  1. Vaksin Hepatitis B

Vaksin Hepatitis B sebaiknya diberikan dalam waktu kurang lebih 12 jam setelah anak lahir. Namun, jika anak belum pernah diberik Vaksin Hepatitis B setelah lahir, vaksin ini bisa diberikan kapan saja.

  1. Vaksin Polio

Vaksin Polio diberikan pada saat kunjungan pertama. Untuk bayi yang lahir di Rumah Bersalin atau Rumah sakit biasanya diberikan vaksin OPV untuk menghindari transmisi virus vaksin ke bayi lain. Selanjutnya, baik vasin polio-1, polio-2, maupun polio-3 dapat diberi vaksin OPV atau IPV.

  1. Vaksin BCG

Vaksin BCG optimalnya diberikan kepada anak berusia 2 hingga 3 bulan. Setelah lewat dari 3 bulan, sebelum diberikan vaksin BCG harus terlebih dahulu dilakukan uji tuberkulin atau harus melalui observasi selama 7 hari. Jika ada reaksi lokal cepat di area suntikan, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut atau diagnostik TB

  1. Vaksin DTP

Diberikan pada bayi berumur lebih dari 6 minggu.

  1. Vaksin Campak

Biasanya vaksin campak diberikan pada bayi berumur 9 bulan, kemudian vaksin penguat diberikan lagi saat anak memasuki umur 5 hingga 7 tahun.

  1. Vaksin Pneumokokus

Vaksin Pneumokokus dapat diberikan pada anak saat berumur 2, 4, 6, dan 12 hingga 15 bulan. Pada anak berusia lebih dari 2 tahun, vaksin PVC diberikan cukup satu kali saja.

  1. Vaksin Rotavirus Monovalen

Vaksin Rotavirus Monovalen diberikan sebanyak dua kali, yaitu dosis pertama untuk bayi berusia 6 hingga 14 minggu, dan dosis kedua diberikan dengan interval minimal 4 minggu dari dosis pertama. Vaksin ini sebaiknya diberikan sebelum umur 16 minggu dan jangan sampai melewati umur 24 minggu.

  1. Vaksin Rotavirus Pentavalen

Berbeda dengan vaksin Rotavirus Monovalen, Vaksin Rotavirus Pentavalen diberikan sebanyak 3 kali. Dosis pertama dari vaksin ini berikan pada bayi berusia 6 hingga 12 minggu. Vaksin dosis kedua diberikan pada interval antara 4 hingga 10 minggu dari vaksin dosis pertama. Sedangkan dosis ketiga diberikan saat anak memasuki umur kurangdari 32 minggu dengan interval sedikitnya 4 minggu.

  1. Vaksin MMR

Vaksin MMR mulai bisa diberikan saat anak berumur 12 bulan. Selanjutnya, MMR ulangan diberikan pada usia 5 hingga 7 tahun.

  1. Vaksin Varisela

Vaksin Varisela diberikan setelah bayi berumur 12 bulan hingga sebelum masuk sekolah dasar. Apabila vaksin varisela diberikan pada anak berusia lebih dari 12 tahun, maka perlu 2 dosis vaksin dengan interval minimal 4 minggu.

  1. Vaksin Influenza

Vaksin ini diberikan pada umur lebih dari 6 bulan, atau diulang setiap tahun. Imunisasi primer pada anak berusia 6 bulan hingga kurang dari 9 tahun diberi 2 kali vaksinasi dengan interval minimal 4 minggu.

  1. Vaksin HPV

Vaksin HPV dapat diberikan mulai umur 10 tahun. jadwal Vaksin HPV bivalen diberikan pada anak berusia 0, 1, serta 6 bulan, sedangkan untuk vaksin HPV Tetravalen diberikan pada anak berusia 0, 2, hingga 6 bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *